^ Ke Atas
 
HEADLINE:
2013-12-13 16:13:16 - Dosen JTO UNP Melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat di Solok Selatan <0> 2014-05-13 16:31:59 - Kemajuan SMKN 1 Solsel <0> 2014-05-17 16:43:44 - 63.500 Ha Hutan Solsel jadi Hutan Nagari <0> 2014-05-17 16:47:22 - Antisipasi Letusan Gunung Kerinci, Solsel Perlu Jalur Evakuasi <0> 2014-06-07 14:03:08 - Siswa Multimedia di terima di SNMPTN <0>
 

BERITA FOTO

Anda berada di: Depan > Jaga Mata Telinga Dan Mulut
Jaga Mata, Telinga Dan Mulut
Diposting pada: 2015-07-09 17:58:47 | Hits : 670 | Kategori: Agama
 

Tak terasa ya sobeX, kita sudah sampai di 10 hari terakhir puasa. Sebentar lagi Lebaran dan bulan Ramadhan pun meninggalkan kita. Mumpung masih ada waktu apalagi sepuluh hari terakhir mari kita maksimalkan ibadah Ramadhan kita. Selama bulan puasa, kita tidak hanya menahan haus dan lapar saja.

Tapi juga menjaga mulut, mata dan telinga dari hal-hal yang dapat merusak ibadah puasa. Kadang tanpa kita sadari, mulut keceplosan omongin orang. Terutama para cewek yang suka merumpi. Daripada ngegosip mendingan diam saja atau baca Al Quran, kan dapat pahala. 

Harry Ahmad Andoko, mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling (BK) STKIP PGRI ini mengatakan, menjaga mata, telinga dan mulut selama berpuasa itu penting. Karena melihat gambar porno, mendengar gunjingan orang, menggosip dapat membatalkan puasa kita.

“Buat apa kita menahan haus dan lapar kalau tidak bisa menjaga yang tiga tadi. Kalau ada teman yang ngegosip pasti saya tegur,” ujarnya. Harry Ahmad Andoko mengaku lebih banyak diam saat puasa.

“Palingan banyak diam saja terus banyak istirahat di rumah. Tidur kan juga termasuk ibadah puasa, dari pada ngegosip dan ngunjingin orang lebih baik tidur,” ujar cowok berhidung mancung ini.

Nicellia Marjely, mahasiswi jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI ini juga mengatakan, puasa juga memelihara anggota tubuh.

“Alhamdulillah, selama bulan puasa ini saya selalu ngontrol diri. Palingan berbicara jika ada perlu saja, kalau mendengar paling dengar ayat-ayat suci Al-Quran saja. Di HP aku ada asmahul husna jadi dengar itu saja. Kalau melihat palingan aku baca buku kayak novel saja di rumah sambil nunggu bedug,” ujar cewek tinggi semampai ini.

Deci Asri, mahasiswi jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI ini juga mengatakan, berbicaralah ketika dibutuhkan saja dan dengarlah hal yang baik saja. ”Kalau saya selama puasa nggak ngegosip,” ujarnya. (*) sumber: koran.padek.co

 

Posting Lainnya:

« Kembali

MUTIARA HADIST
Optimis Dan Positive Thingkinglah Kepada Allah ! :
Aku Adalah Menurut Persangkaan Hamba-Ku Kepada-Ku.Dan Aku Bersamanya Sepanjang Ia Ingat Kepada-Ku. Jika Ia Menyebut-Ku Dalam Dirinya, Maka Aku Menyebutnya Dalam Diri-Ku. Ketika Ia Menyebut-Ku Ditengah-tengah Sekelompok Orang, Maka Aku Menyebutkannya Di Tengah-tengah Kelompok Yang Lebih Baik Dari Mereka (kelompok Malaikat).