^ Ke Atas
 
HEADLINE:
2017-03-24 10:02:05 - UJI KOMPETENSI KEJURUAN (UKK) DI SMK N 1 SOLOK SELATAN TAHUN 2017 <0> 2017-03-29 10:09:22 - SEORANG SISWA SMK N 1 SOLOK SELATAN IKUT TC BEST SPEAKER LOMBA DEBAT BAHSA INDONESIA TINGKAT NASIONAL TAHUN 2017 <0> 2017-03-30 12:07:12 - USBN DI SMK N 1 SOLOK SELATAN <0> 2017-04-01 12:22:14 - SISWA SMK N 1 SOLOK SELATAN MENGGELAR MUHASABAH BERSAMA HADAPI UJIAN NASIONAL TAHUN 2017 <0> 2017-04-07 14:20:11 - SMK N 1 SOLOK SELATAN MELAKSANAKAN UNBK TAHUN 2017 <0>
 

BERITA FOTO

2021-04-23 : kerja sama dengan Iduka

Penjelasan tentang Materi Oleh Pihak Iduka

Anda berada di: Depan > Komputer Generasi Pertama
Komputer Generasi Pertama
Diposting pada: 2014-06-12 23:58:59 | Hits : 2385 | Kategori: Teknologi Informasi
 

Pengertian komputer

Oleh: Ahmad Chodori

Pada awalnya komputer memiliki pengertian orang yang melakukan perhitungan aritmetika dengan alat bantu atau tanpa alat bantu.

Kemudian pengertian komputer itu berubah menjadi alat bantu untuk menghitung. Alat bantu menghitung (kalkulator) dapat berbentuk kalkulator mekanik (abakus/sampoa) dan kalkulator elektronik. Dalam perkemangannya kalkulator elektronik tidak hanya untuk perhitungan aritmetika, tapi telah menjadi multifungsi. Yaitu alat yang digunakan sebagai pengolah data menurut perintah yang telah dirumuskan. Pengertian inilah yang sekarang dikenal dengan istilah Komputer.

Pengertian yang sesuai untuk komputer adalah alat yang digunakan untuk “memproses informasi” atau “sistem pengolah informasi”.

Secara lebih luas komputer didefinisikan sebagai suatu peralatan yang terdiri dari beberapa komponen yang membentuk suatu sistem untuk mengolah dan menghasilkan informasi berdasarkan program dan data yang ada. Komponen kopmputer itu terdiri dari: CPU, layar monitor, keyboard, mouse dan periferal lainnya.

Kapan dan Bagaimana komputer itu dibuat pertama kali?

Silahkan baca selengkapnya disini 

 

Posting Lainnya:

KOMENTAR

« Kembali

MUTIARA HADIST
Menikahlah Dengan Lurus Sahabatku :) :
Rasulullah SAW Bersabda, "Barang Siapa Yang Menikahi Seorang Wanita Karena Kedudukannya, Maka Allah Tidak Akan Menambahkan Baginya Kecuali Kehinaan. Barang Siapa Yang Menikahi Seorang Wanita Karena Kekayaannya, Maka Allah Tidak Akan Menambahkan Baginya Kecuali Kefakiran." Beliau Melanjutkan, "Barang Siapa Yang Menikahi Seorang Wanita Karena Kemuliaan Nasabnya, Maka Allah Tidak Akan Menambahkan Baginya Kecuali Kerendahan. Dan, Barang Siapa Yang Menikahi Seorang Wanita Dan Ia Tidak Menginginkan Kecuali Supaya Dapat Menundukkan Pandangan Dan Menjaga Kemaluannya Atau Menyambung Tali Silaturahim, Maka Allah Akan Memberkahi Mereka Berdua."